Rumah milik seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berada di Jalan Andi Tonro IV, Kecamatan Tamalate, Makassar, dibobol maling, Jumat (25/11) dini hari. Tidak hanya mengambil barang berharga, tetapi pelaku melukai pemilik rumah yang mencoba melakukan perlawanan terhadap pelaku.
Rumah tersebut, milik Bati Ops Jaslat Kodam VII Wirabuana, Serka Muhesam. Saat mencoba menangkap pelaku yang membawa senjata tajam, dirinya megalami luka tusuk sebanyak sembilan kali pada bagian leher, dada kiri, perut kanan, lengan kiri, pelipis sebelah kiri, lutut kiri dan kanan. Sedangkan istrinya Harniati (40) mengalami luka robek di bagian bibir dan gigi depan patah.
Kejadian berawal saat korban hendak melaksanakan salat Tahajjud. Saat itu, ia melihat pintu lemari yang berada di dalam kamarnya terbuka. Karena curiga, korban langsung menuju ke ruang tamu dan mendapati dua pelaku sedang beraksi di dalam rumahnya.
Korban kemudian mengejar pelaku hingga keluar dari rumahnya dan berhasil memegang tangan salah satu pelaku yang diketahui bernama Samsul saat hendak naik ke atas motornya. Pelaku dan korban kemudian saling beradu fisik hingga mengalami luka.
Kejadian tersebut membangunkan istri dan anak korban sehingga turut membantu menangkap pelaku. Ketika itulah, salah satu pelaku meloloskan diri dan meninggalkan sepeda motor Yamaha Mio berpelat 4583 JS.
Warga sekitar yang mendengar kegaduhan tersebut langsung keluar dari rumah. Setelah mengetahui tetangganya dirampok, warga sekitar kemudian membakar kendaraan tersebut dan menghakimi pelaku. Sementara kedua korban langsung dilarikan ke RS Pelamonia untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Tamalate AKP, Agung Setyo Wahyudi, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pelaku sudah ditahan. Sementara rekannya masih dalam proses pengembangan dan pengejaran.
” Pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan anacaman lima tahun penjara”,
Video mesum artis bikin resah Wali Kota
Kasus Penembak Nasabah BRI
Pelaku Jambret Kritis Dimassa
Korban Final Piala Dunia di Pindahkan ke Makassar