Gagal peroleh Piala Adipura, tidak membuat Kota Makassar berhenti berbenah. Sebab, ibu kota Sulawesi Selatan itu, dipercaya mewakili Indonesia mengikuti lomba penghargaan kota bersih berwawasan lingkungan tingkat Asean.
Dalam ajang yang digelar tahunan ini, Makassar akan bersaing dengan sepuluh negara anggota Asean, serta enam negara dari Asia Timur, antara lain India, Tiongkok, Jepang, Korea, Australia dan Selandia Baru.
Makassar terpilih setelah melalui seleksi ketat dengan menyisihkan enam kota lainnya yakni Surabaya, Palembang, Padang, Balikpapan, Pekanbaru dan Jakarta Pusat.
Menurut Kepala Sub Bidang Pengendalian Pencemaran Kementrian Lingkungan Hidup Regional Sulawesi Maluku dan Papua, Mini Farida, diantara tujuh kota yang direkomendasi, Makassar memiliki poin tertinggi.
“Setelah melakukan verifikasi data, Makassar dan Pekanbaru yang memiliki kelengkapan data yang lebih baik dan paling siap dengan indikator clean land, clean air dan clean water,” kata Mini Farida di Makassar, Rabu 23 Juni 2010.
Terkait penunjukan itu, Walikota Makassar Ilham Arief Siradjuddin menyatakan sebagai sesuatu hal yang luar biasa, dan bersedia mewakili Indonesia di tingkat Asia itu.
“Saat ini, kami tengah berjuang untuk menurunkan emisi gas buang. Seperti mengolah gas metan di tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Antang untuk menghasilkan energi listrik,”
Pemkot Makassar juga mendorong penghematan pemakaian kendaraan bermotor dengan menerapkan Car Free Day di sejumlah jalan protocol setiap hari Sabtu dan Minggu. “Dari program-program itu saya yakin bisa menurunkan emisi gas buang hingga 5%,” tegas Ilham optimis.
Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulsel Hadiri Paripurna DPRD Sulsel
Jl Dg Tangtu Rusak Parah
Sekretariat PB IPMIL diserang Gerombolan Bermotor
Isu Suap Oleh PIP Di Komisi A