Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Makassar mengusulkan anggaran Rp 225 juta untuk pembelian alat kontrasepsi dan alat medis. Usulan anggaran ini dimasukkan dalam rencana kerja (RKA) dan anggaran BKKBN Kota Makassar tahun anggaran 2012. Anggaran pembelian alat kontrasepsi ini dibahas dalam rapat anggaran di gedung DPRD Kota Makassar, Sabtu (10/12/2011).
Kepala Kantor BKKBN Kota Makassar A M Hatta mengatakan, pengadaan alat kontrasepsi ini untuk pasangan usia subur atau akseptor. Akseptor adalah pasangan peserta program keluiarga berencana.
“Hingga bulan November 2011, sebanyak 41.500 akseptor di Makassar. Kami menargetkan tahun ini ada 45 ribu akseptor. Jika dirata-ratakan, setiap bulan ada 4 ribu hingga 5 ribu akseptor,” ujar Hatta di gedung DPRD Kota Makassar, hari ini.
Pada tahun 2012, BKKBN Kota Makassar menargetkan 40 ribuan pasangan tetap menjadi akseptor. Hatta belum bisa memastikan target akseptor tahun depan karena target ditentukan BKKBN Sulawesi Selatan.
Pelajar Maros Pandai Meracik Obat Terlarang
Warga Sinjai Sudah 14 Tahun Menderita Lumpuh
Waspadai Penyakit ISPA Di Bulan Puasa
Kualitas Pelayanan Menjadi Perhatian Utama RSUD I Lagaligo