Bank DKI Kini Hadir di Makassar - MediaMakassar.com | Situs Berita Makassar dan Sulsel Terkini

Post Top Ad

Bank DKI Kini Hadir di Makassar

Bank DKI Kini Hadir di Makassar

Share This
Karyawan Bank DKI. Foto :  dok MI.
MAKASSAR, MK-  Bank DKI terus mengembangan ekspansinya ke luar Jakarta.  Kini hadir Bank DKI meresmikan kantor layanan setingkat Kantor Cabang di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. 

Kantor Bank DKI yang berlokasi di Jalan Dr Ratulangi No 81 B-C Mamajang, Kota Makassar ini merupakan cabang pertama di luar pulau Jawa. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bersama Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meresmikan pengoperasikan kantor cabang tersebut, Jumat (4/10).

Eko Budiwiyono mengungkapkan, pemilihan lokasi di Makassar didasari pertimbangan kemajuan pesat kota Makassar yang telah menjadi kota metropolis dan memiliki potensi strategis sebagai pusat pengembangan, distribusi barang dan jasa di kawasan Timur Indonesia. 

“Saat ini, kota Makassar dijadikan inti pengembangan wilayah terpadu Mamminasata, sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, Makassar merupakan salah satu kota besar yang berpotensi menjual properti tertinggi," ujar Eko seperti dilansir Beritajakarta.com.

Bank DKI juga menyatakan akan memberikan perhatian kepada sektor UMKM, mengingat Makassar termasuk salah satu kota yang pertumbuhan ekonominya di sektor UKM terbilang tinggi. "Kami menawarkan kredit bagi pengusaha yang bergerak di bidang UKM mulai dari Rp 25-500 juta dengan tenor pinjaman hingga 3 tahun," jelas Eko.

Eko menambahkan pengoperasian kantor Bank DKI di Makassar ini sudah mendapatkan persetujuan Bank Indonesia No 15/106/DPIP pada 26 Agustus 2013 dan sudah diresmikan secara soft opening pada tanggal 18 September 2013 kemarin. “Kantor cabang Makassar juga merupakan salah satu dari 3 kantor di luar pulau Jawa yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kantor Cabang Makassar sudah mendapat izin dari Bank Indonesia, sedangkan untuk 2 wilayah lainnya di Pekan Baru dan Palembang masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia,” ungkap Eko. (BJ).

Post Bottom Ad

Pages